KOGTIK memperkuat literasi digital organisasi melalui pembelajaran pengelolaan website di Gedung Guru Indonesia

Pengumuman 18 December 2025

Berikut artikel berita resmi dengan gaya informatif, rapi, dan layak tayang di website organisasi KOGTIK (kogtik.com). Bahasanya lebih lugas, tidak terlalu opini, namun tetap hanga...

KOGTIK memperkuat literasi digital organisasi melalui pembelajaran pengelolaan website di Gedung Guru Indonesia
Pengumuman 18 December 2025 08:50 wijaya kusumah 116 views

KOGTIK memperkuat literasi digital organisasi melalui pembelajaran pengelolaan website di Gedung Guru Indonesia

Berikut artikel berita resmi dengan gaya informatif, rapi, dan layak tayang di website organisasi KOGTIK (kogtik.com). Bahasanya lebih lugas, tidak terlalu opini, namun tetap hangat dan humanis.


KOGTIK Perkuat Literasi Digital Organisasi, Omjay Belajar Kelola Website Bersama Pak Fauzi di Gedung Guru Indonesia


Jakarta — Komunitas Guru TIK dan Informatika (KOGTIK) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan literasi digital guru Indonesia. Pada hari Rabu, Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay), bersama pengurus dan mitra KOGTIK mengikuti kegiatan pembelajaran dan pendampingan pengelolaan website organisasi yang dilaksanakan di Gedung Guru Indonesia (GGI), Jakarta.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan media digital organisasi agar website KOGTIK dapat menjadi pusat informasi, literasi, dan kolaborasi guru TIK dan Informatika dari seluruh Indonesia. Pendampingan pengelolaan website dilakukan bersama Pak Fauzi, yang memberikan arahan teknis sekaligus strategi pengelolaan konten organisasi berbasis digital.

“Website organisasi bukan sekadar etalase digital, tetapi wajah dan suara KOGTIK di ruang publik. Melalui website, praktik baik guru bisa dibagikan dan semangat kolaborasi bisa diperluas,” ujar Omjay di sela-sela kegiatan.


1766022420_69435d142822c.jpg


Pertemuan Inspiratif dengan Kepala SMK Berprestasi


Di sela kegiatan tersebut, Omjay juga berkesempatan bertemu dengan Pak Paidi, seorang kepala sekolah SMK berprestasi, yang kebetulan hadir di Gedung Guru Indonesia. Pertemuan singkat namun penuh makna ini menjadi ruang diskusi ringan seputar pengembangan pendidikan vokasi, kepemimpinan sekolah, serta tantangan pembelajaran di era digital.


Pak Paidi dikenal sebagai kepala sekolah yang aktif mendorong inovasi, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan link and match antara sekolah dan dunia industri. Dalam perbincangan tersebut, beliau menekankan pentingnya peran guru dan kepala sekolah untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan teknologi.


“Pemimpin pendidikan harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Jika kepala sekolah berhenti belajar, maka sekolah akan tertinggal,” ungkap Pak Paidi.


Komitmen KOGTIK Menguatkan Ekosistem Guru Informatika


Kegiatan belajar mengelola website ini menjadi bagian dari komitmen KOGTIK dalam membangun ekosistem guru Informatika yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Kehadiran website yang dikelola secara profesional diharapkan dapat menjadi sarana berbagi modul ajar, berita kegiatan, opini pendidikan, serta praktik baik guru dari berbagai daerah.


Menurut Omjay, penguatan media digital organisasi sangat penting agar gerakan guru tidak hanya aktif di ruang fisik, tetapi juga hadir dan berdampak di ruang digital.


“KOGTIK ingin memastikan bahwa guru TIK dan Informatika tidak hanya menguasai teknologi di kelas, tetapi juga mampu mengelola organisasi dan komunitas secara digital,” jelasnya.


1766022517_69435d7584cf2.jpg


Gedung Guru Indonesia sebagai Ruang Kolaborasi


Gedung Guru Indonesia kembali menjadi ruang strategis bertemunya para pendidik dari berbagai latar belakang. Selain sebagai tempat belajar dan diskusi, GGI menjadi simbol kolaborasi antar guru, kepala sekolah, dan komunitas pendidikan dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia.

Pertemuan Omjay, Pak Fauzi, dan Pak Paidi di tempat ini menunjukkan bahwa sinergi antarguru, pemimpin sekolah, dan komunitas profesi sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.


Harapan ke Depan


Melalui kegiatan ini, KOGTIK berharap website organisasi dapat dikelola secara berkelanjutan, informatif, dan bermanfaat bagi guru TIK dan Informatika di seluruh Indonesia. Ke depan, KOGTIK akan terus mendorong pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi lintas komunitas demi peningkatan kualitas pembelajaran Informatika.


“Selama guru dan kepala sekolah mau terus belajar dan berbagi, optimisme pendidikan Indonesia akan selalu terjaga,” tutup Omjay.


Jika Omjay ingin, saya bisa:

  • Menyesuaikan format SEO website KOGTIK
  • Memendekkan jadi 500 kata versi berita cepat
  • Menambahkan tagline, kategori berita, dan meta description
  • Mengubah gaya jadi lebih formal keorganisasian atau lebih populer

Tinggal bilang saja, Omjay.


Siap, Omjay. Berikut versi artikel berita yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan SEO website KOGTIK (kogtik.com). Saya sertakan judul SEO, meta description, kata kunci, struktur heading (H1–H3), dan isi berita yang ramah mesin pencari namun tetap enak dibaca manusia.


🔎 SEO SETTING (Disarankan)


SEO Title (≤ 60 karakter):

KOGTIK Perkuat Literasi Digital Lewat Pengelolaan Website Organisasi

Slug URL:

kogtik-perkuat-literasi-digital-pengelolaan-website

Meta Description (≤ 160 karakter):

KOGTIK memperkuat literasi digital organisasi melalui pembelajaran pengelolaan website di Gedung Guru Indonesia bersama Omjay dan Pak Fauzi.

Focus Keyphrase:

pengelolaan website KOGTIK

Additional Keywords:

KOGTIK, guru TIK dan Informatika, literasi digital guru, Gedung Guru Indonesia, website organisasi guru, Omjay, komunitas guru informatika

Kategori:

Berita KOGTIK / Kegiatan Organisasi

Tag:

KOGTIK, Website Organisasi, Guru Informatika, Literasi Digital, Komunitas Guru

1766022612_69435dd4ce6d8.jpeg(H1) KOGTIK Perkuat Literasi Digital Organisasi Melalui Pengelolaan Website

Jakarta — Komunitas Guru TIK dan Informatika (KOGTIK) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi digital organisasi. Pada Rabu, Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd (Omjay) mengikuti kegiatan pembelajaran pengelolaan website organisasi KOGTIK yang dilaksanakan di Gedung Guru Indonesia (GGI), Jakarta.


Kegiatan ini menjadi langkah strategis KOGTIK dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan media digital agar website organisasi dapat berfungsi optimal sebagai pusat informasi, edukasi, dan kolaborasi guru TIK dan Informatika di seluruh Indonesia.


(H2) Belajar Mengelola Website Organisasi Bersama Pak Fauzi

Pembelajaran pengelolaan website KOGTIK dilakukan bersama Pak Fauzi, yang memberikan pendampingan teknis sekaligus pemahaman strategis terkait pengelolaan konten digital organisasi. Fokus kegiatan meliputi tata kelola website, manajemen konten, serta optimalisasi website sebagai sarana komunikasi publik organisasi profesi guru.

Menurut Omjay, penguatan website organisasi sangat penting di era digital saat ini. Website bukan hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai wajah dan identitas organisasi di ruang publik.

“Website organisasi adalah ruang berbagi praktik baik, gagasan, dan semangat kolaborasi guru. KOGTIK ingin hadir dan berdampak melalui ruang digital,” ujar Omjay.
(H2) Pertemuan Inspiratif dengan Kepala SMK Berprestasi

Di sela kegiatan, Omjay juga berkesempatan bertemu dengan Pak Paidi, seorang kepala sekolah SMK berprestasi, yang turut hadir di Gedung Guru Indonesia. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi singkat namun bermakna mengenai kepemimpinan pendidikan, pengembangan SMK, dan pentingnya adaptasi teknologi di sekolah.

Pak Paidi menyampaikan bahwa pemimpin pendidikan harus terus belajar agar mampu membawa sekolah mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital dan kebutuhan dunia kerja.

“Kepala sekolah dan guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Pendidikan tidak boleh tertinggal oleh perubahan teknologi,” ungkap Pak Paidi.
(H2) Komitmen KOGTIK Membangun Ekosistem Digital Guru Informatika

Kegiatan pengelolaan website ini sejalan dengan visi KOGTIK dalam membangun ekosistem guru Informatika yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Website KOGTIK diharapkan menjadi wadah publikasi kegiatan, berbagi modul ajar, artikel pendidikan, serta praktik baik guru dari berbagai daerah.

Melalui penguatan media digital organisasi, KOGTIK ingin memastikan bahwa guru TIK dan Informatika tidak hanya kompeten di kelas, tetapi juga mampu mengelola komunitas profesi secara modern dan profesional.


(H2) Gedung Guru Indonesia sebagai Ruang Kolaborasi Guru

Gedung Guru Indonesia kembali menjadi ruang bertemunya para pendidik dari berbagai latar belakang. Selain sebagai tempat belajar, GGI berfungsi sebagai pusat kolaborasi guru, kepala sekolah, dan komunitas pendidikan dalam memperkuat kualitas pendidikan Indonesia.

Pertemuan Omjay, Pak Fauzi, dan Pak Paidi di GGI mencerminkan semangat kolaborasi lintas peran yang menjadi kunci keberhasilan transformasi pendidikan di era digital.


(H2) Harapan dan Langkah Ke Depan

Melalui kegiatan ini, KOGTIK berharap pengelolaan website organisasi dapat dilakukan secara konsisten, informatif, dan berkelanjutan. Ke depan, KOGTIK akan terus mendorong pelatihan literasi digital, penguatan komunitas, serta kolaborasi antarguru dan pemangku kepentingan pendidikan.

“Selama guru dan kepala sekolah terus belajar dan berbagi, KOGTIK optimis dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Informatika di Indonesia,” tutup Omjay.


Jika Omjay mau, saya bisa lanjutkan:

  • ✍️ Optimasi SEO Yoast/RankMath (skor hijau)
  • 🖼️ Rekomendasi judul gambar & alt text SEO
  • 📢 Versi berita singkat untuk media sosial KOGTIK
  • 🧩 Internal linking (tautan antarartikel di kogtik.com)

Tinggal bilang saja, Omjay.

Berita Unggulan
Rating & Komentar
0 rating
0.0
Berdasarkan 0 rating
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Berikan Rating
Tambah Komentar
Semua Komentar
Belum ada komentar.